Penelitian Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Aktivitas Terhadap Return On Assets (ROA) Pada PT Indofood

Hasil Penelitian Oleh : Yuli Antika
Pembimbing : Ahmad Prayudi, SE, MM
Judul Penelitian : Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Aktivitas Terhadap Return
On Assets (ROA) Pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-
2020
Hasil Penelitian
H1: Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Return On Assets (ROA) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan di atas, maka diketahui
bahwa nilai thitung sebesar 2,933 dan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Maka dapat
disimpulkan bahwa Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Return On Assets (ROA) sehingga hipotesis pertama diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa tingginya Current Ratio (CR) mempengaruhi
meningkatnya keuntungan (profitabilitas) perusahaan, karena terdapat aktiva
lancar yang berlebih dan tidak digunakan secara efektif sehingga dapat
menyebabkan berkurangnya keuntungan atau tingkat profitabilitas yang juga
dapat mengakibatkan semakin kecilnya Return On Assets (ROA). Menurut
Kasmir (2019:134) rasio lancar (current ratio) merupakan rasio untuk mengukur
kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang
yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Current Ratio (CR)
yang dihasilkan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada periode 2011-2020
mengalami fluktuasi yang menandakan perusahaan belum efisien dalam
membayar utang lancar atau kewajiban jangka pendek yang segera jatuh tempo.
Current Ratio (CR) yang tinggi menunjukkan bahwa ketersediaan aktiva lancar
guna melunasi kewajiban lancar juga tinggi. Namun, apabila hasil pengukuran
rasio tinggi, belum tentu kondisi perusahaan sedang baik, hal ini dapat saja terjadi
karena kas tidak digunakan sebaik mungkin. Karena suatu perusahaan dapat
dikatakan likuid apabila mampu melunasi kewajiban jangka pendeknya saat jatuh
tempo.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh R. Cheppy Safei
Jumhana (2017) yang menyatakan bahwa Current Ratio (CR) berpengaruh positif
dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Begitu pula dengan penelitian
yang dilakukan oleh Tri Haryanto (2019) yang menyatakan bahwa Current Ratio
(CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dan teori maupun
penelitian terdahulu yang telah di kemukakan diatas mengenai Current Ratio (CR)
terhadap Return On Assets (ROA), sehingga dapat disimpulkan bahwa Current
Ratio (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA)
pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
H2: Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Return On Assets (ROA) pada PT Indofood Sukses Makmur
Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diatas, maka diketahui
bahwa thitung sebesar 12,668 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka dapat
disimpulkan bahwa Total Assets Turnover (TATO) secara parsial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA) sehingga hipotesis kedua
diterima.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Total
Assets Turnover (TATO) maka Return On Assets (ROA) perusahaan akan
meningkat. Meningkatnya Total Assets Turnover (TATO) menunjukkan bahwa
pengolahan aktiva perusahaan untuk menghasilkan penjualan dalam kondisi baik,
dan perusahaan sudah dapat dikatakan baik karena perusahaan sudah dapat
mengelola asetnya dengan efektif. Menurut Hani (2012), “tingginya total assets
turnover menunjukkan efektivitas penggunaan harta perusahaan”. Dengan
penggunaan harta yang efisien sehingga mampu memberikan kontribusi pada
peningkatan laba. Total Assets Turnover (TATO) akan sangat berdampak pada
kenaikan atau penurunan laba perusahaan, nilai Total Assets Turnover (TATO)
yang semakin tinggi akan memberikan kontribusi terhadap Return On Assets
(ROA) yang semakin tinggi atau sebaliknya nilai Total Assets Turnover (TATO)
yang semakin rendah akan memberikan kontribusi terhadap Return On Assets
(ROA) pada perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang semakin rendah.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh R. Cheppy Safei
Jumhana (2017) yang menyatakan Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Begitu pula dengan
penelitian yang dilakukan oleh Eria Pratikaning Tyas (2018) yang menyatakan
bahwa Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Return On Assets (ROA).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dan teori maupun
penelitian terdahulu yang telah di kemukakan, sehingga dapat disimpulkan bahwa
Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Return On Assets (ROA) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.
H3: Current Ratio (CR) dan Total Assets Turnover (TATO) secara simultan
berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA) pada PT Indofood
Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diatas, maka diketahui nilai
signifikansi 0,000 < 0,05. Dan diperoleh nilai Ftabel sebesar 3,245 yang berarti
bahwa Fhitung > Ftabel dimana 85,637 > 3,245. Maka dapat disimpulkan bahwa
secara simultan Current Ratio (CR) dan Total Assets Turnover (TATO)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA) sehingga
hipotesis ketiga diterima.
Hal ini memberikan makna apabila likuiditas meningkat maka
profitabilitas perusahaan juga akan meningkat. Hal ini terjadi karena naiknya
aktiva lancar yang dimiliki perusahaan lebih besar daripada hutang lancarnya.
Alasan mengapa Total Assets Turnover (TATO) secara simultan berpengaruh
terhadap Return On Assets (ROA) karena didukung oleh variabel Current Ratio
(CR) karena semakin tinggi penjualan maka pendapatan tersebut masuk ke kas,
dan kas merupakan unsur dari aset lancar yang merupakan komponen dari Current Ratio
(CR). Semakin tinggi perputaran kas suatu perusahaan maka semakin tinggi pula tingkat
pengembalian dan pendapatan perusahaan. Hal ini berarti semakin tinggi efisiensi
penggunaan kas yang dilakukan perusahaan semakin baik dan keuntungan yang diperoleh
juga semakin tinggi. Akibatnya laba yang diperoleh akan bertambah. Banyaknya laba yang
diterima akan menaikkan keuntungan dan Return On Assets (ROA) yang dihasilkan juga
semakin meningkat.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rika Hafsoh Laela &
Hendratno (2019) yang menyatakan bahwa Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio dan
Total Assets Turnover (TATO) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Return On Assets (ROA). Begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Surya Sanjaya
& Roni Parlindungan Sipahutar (2019) yang menyatakan bahwa Current Ratio (CR), Debt To
Equity Ratio, dan Total Assets Turnover (TATO) secara simultan berpengaruh positif dan
simultan terhadap Return On Assets (ROA).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dan teori maupun penelitian
terdahulu yang telah dikemukakan diatas mengenai hubungan Current Ratio (CR) dan Total
Assets Turnover (TATO) terhadap Return On Assets (ROA), sehingga dapat disimpulkan
bahwa secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Current Ratio (CR)
dan Total Assets Turnover (TATO) terhadap Return On Assets (ROA) pada PT Indofood
Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Criminal Defense Attorney: Types of Crimes and Penalties

Criminal law is the body of criminal law which relates to criminal behavior. It also proscribes unlawful conduct perceived as dangerous, threatening, or otherwise threatening to the peace, security, and well-being of other people, inclusive of one’s own self. The law also includes theft, assault, arson, embezzlement, solicitation, riot, conspiracy, burglary, vandalism, and theft.

 

Civil law deals with noncriminal behavior. It involves disputes between individuals, companies, and organizations based on facts of a person’s or entity’s causation or impact. Civil law does not require the same degree of punishments as criminal law. The same can be said for a person’s property or rights. These can be disputed either by individuals, organizations, or the state.

Criminal procedure and criminal law are separate entities. Criminal procedure refers to proceedings that have to do with an accused for a criminal law trial or defense. Conversely, criminal law refers to the laws and statutes pertaining to crimes. Criminal defense lawyers defend criminal law cases, making arguments for or against a client’s innocence or guilt.

There are several theories associated with criminal law. One such theory is preventive arrest or prosecution. This theory suggests that individuals who commit crimes or those who are involved in the commission of crimes should be made aware that their actions may have criminal consequences that they may not be all that happy with. Other theories of criminal procedure include substantive and procedural laws. Placing the blame on someone for crimes is one such theory of criminal procedure.

Within the area of criminal law, there are two important theories; criminal procedure or criminal process. The first theory is that individuals have the constitutional right to a speedy criminal process. The second theory of criminal law is that individuals have a right to representation. Representation is viewed as an essential part of the right to a speedy criminal process. However, criminal process requires that defendants be afforded the opportunity to present their case in court and make their defenses before the judge or jury.

Within the area of criminal law, there are also criminal acts. Commonly used criminal acts include murder, arson, assault, DUI/DWI, rape, theft, fraud, grand theft, drug possession, drug trafficking, kidnapping, conspiracy, racketeering, embezzlement, accessory after the fact, arson, homicide, assault and battery. Some states have statutory or constitutional provisions that add additional crimes beyond the enumerated ones mentioned above. Many crimes have both a misdemeanor and felony aspect, which carry different penalties.

Criminal acts are not always committed within the confines of a criminal law courtroom. Some civil law cases result in a settlement, without ever entering a courtroom. These may involve negligence or failure of conduct. Negligence refers to a lack of knowledge regarding proper safety measures.

While the above overview of criminal law might seem rather complex, it should be enough to give you a basic understanding. There are crimes and penalties for various types of criminal offenses. Your lawyer can help you understand your situation and the laws in your state.

Some jurisdictions use different laws for different types of crimes. Keep in mind that laws in different states and jurisdictions do not always agree. For example, most states do not have a law that makes it a crime to rob while driving. Most states, however, have a law that makes it a crime to use a deadly weapon in the commission of a crime. You should consult with an experienced criminal law attorney to determine the extent of the charges you face.

In criminal law, there are two major parties in this crime: the prosecutor and the defendant. The prosecutor is the person who is responsible for pursuing the case against the suspected perpetrator. The prosecutor has the responsibility to prove each element of the crime beyond a reasonable doubt. If the prosecutor is not able to do so, the defense can be used to provide proof of guilt.

Not all crimes result in punishment. Some result in fines or probation only. Others result in incarceration. Because of the vast number of crimes and the diverse methods of punishment, criminal law is considered a very complicated area of law. Therefore, many people with no experience in criminal law choose to work with an attorney who is experienced in this area. An attorney with a great deal of knowledge of the laws regarding these complex areas of criminal law will be able to better represent his or her client and ensure that the defendant receives the full potential sentence.

In criminal law, punishments range from criminal fines, which are small amounts of money paid directly to the government or involved with criminal justice programs, to prison sentences and rehabilitation. While in some cases, probation is a sentence of limited imprisonment. Many states have created additional offenses that fall under the civil law category, including battery and assault. In addition, the death penalty is now a part of civil law.