Mengenal apa itu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah lembaga ekonomi yang didirikan oleh desa dan dikelola oleh pemerintah desa bersama masyarakat dengan tujuan untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berikut penjelasan lengkap mengenai latar belakang, tujuan, dan peraturan yang mendukung berdirinya BUMDes:

Latar Belakang

  1. Pemberdayaan Ekonomi Desa: Desa-desa di Indonesia memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, namun seringkali kurang dikelola secara optimal. BUMDes didirikan sebagai upaya untuk mengelola dan mengembangkan potensi ini sehingga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
  2. Kemandirian Desa: Dengan adanya BUMDes, diharapkan desa dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan tidak terlalu bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat atau daerah.
  3. Pembangunan Berbasis Desa: BUMDes juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan dan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan dan pengembangan usaha desa.

Tujuan BUMDes

  1. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes): Melalui usaha-usaha yang dikelola BUMDes, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa yang nantinya bisa digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
  2. Menciptakan Lapangan Kerja: BUMDes bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  3. Mendorong Inovasi dan Kreativitas: BUMDes diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat desa dalam mengelola potensi yang ada.
  4. Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Dengan adanya BUMDes, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa, seperti pelayanan air bersih, listrik, dan lain-lain.

Peraturan yang Mendukung Berdirinya BUMDes

  1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa: Dalam undang-undang ini, BUMDes disebutkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat desa.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa: Peraturan ini memberikan pedoman teknis tentang pendirian, pengelolaan, dan pembubaran BUMDes.
  3. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa: Peraturan ini memberikan rincian lebih lanjut tentang tata cara pendirian dan pengelolaan BUMDes.
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010 tentang Badan Usaha Milik Desa: Memberikan kerangka kerja legal bagi pendirian dan operasionalisasi BUMDes.

Dengan dasar hukum ini, BUMDes dapat berdiri dan beroperasi dengan lebih jelas dan terarah, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. BUMDes diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa di Indonesia

Berikut adalah beberapa contoh usaha yang dilakukan oleh BUMDes di berbagai daerah di Indonesia:

1. Pertanian dan Perkebunan

  • BUMDes Sejahtera (Desa Ponggok, Klaten): Mengelola usaha pertanian dan perkebunan dengan memanfaatkan lahan desa untuk menanam tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman keras.
  • BUMDes Tirta Mandiri (Desa Ponggok, Klaten): Selain usaha wisata, BUMDes ini juga mengelola pertanian ikan air tawar, termasuk kolam ikan dan usaha pengolahan hasil ikan.

2. Pariwisata dan Rekreasi

  • BUMDes Tirta Mandiri (Desa Ponggok, Klaten): Mengelola wisata air Umbul Ponggok, yang menawarkan snorkeling dan diving di mata air alami dengan pemandangan bawah air yang menarik.
  • BUMDes Panggung Lestari (Desa Panggung Harjo, Bantul): Mengelola wisata edukasi berbasis pertanian organik dan pengelolaan sampah terpadu yang menjadi daya tarik wisatawan.

3. Perdagangan dan Retail

  • BUMDes Mart (berbagai desa di Indonesia): Mengelola toko desa atau minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa dengan harga terjangkau.
  • BUMDes Aneka Jaya (Desa Pujon Kidul, Malang): Mengelola toko oleh-oleh dan kerajinan khas desa untuk dijual kepada wisatawan yang berkunjung.

4. Layanan Jasa

  • BUMDes Sumber Sejahtera (Desa Trisulo, Kediri): Menyediakan layanan pembayaran listrik, air, dan telepon untuk memudahkan akses layanan masyarakat desa.
  • BUMDes Bina Usaha Mandiri (Desa Pujon Kidul, Malang): Menyediakan layanan sewa alat-alat pertanian dan perkebunan kepada petani setempat.

5. Pengelolaan Sumber Daya Alam

  • BUMDes Mandiri (Desa Kutuh, Bali): Mengelola usaha pengelolaan dan pemanfaatan hutan desa, termasuk agrowisata dan penjualan hasil hutan non-kayu.
  • BUMDes Karya Nyata (Desa Nglanggeran, Gunung Kidul): Mengelola Geowisata Nglanggeran yang memanfaatkan potensi geologi Gunung Api Purba Nglanggeran sebagai destinasi wisata.

6. Usaha Ekonomi Produktif

  • BUMDes Karya Makmur (Desa Kalibaru, Banyuwangi): Mengelola usaha pengolahan kopi dan produk turunannya, termasuk kopi bubuk dan kopi kemasan.
  • BUMDes Arta Mandiri (Desa Ponggok, Klaten): Mengelola usaha pengolahan air minum dalam kemasan dengan memanfaatkan sumber air desa.

7. Transportasi

  • BUMDes Trijaya (Desa Penglipuran, Bali): Mengelola usaha jasa transportasi wisata untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas wisatawan yang berkunjung ke desa adat Penglipuran.
  • BUMDes Sejahtera (Desa Gubugklakah, Malang): Menyediakan jasa angkutan desa yang membantu mobilitas warga dan wisatawan menuju objek wisata terdekat.

8. Energi Terbarukan

  • BUMDes Energi Lestari (Desa Hargotirto, Kulon Progo): Mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk menyediakan listrik bagi warga desa dan mengembangkan usaha energi terbarukan lainnya.
  • BUMDes Mandiri Energi (Desa Kamanggih, Sumba Timur): Mengelola pembangkit listrik tenaga surya untuk memberikan akses listrik bagi desa-desa yang belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Usaha-usaha yang dijalankan oleh BUMDes ini menunjukkan keragaman potensi desa di Indonesia dan bagaimana pengelolaan yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari BUMDes:

Kelebihan BUMDes

  1. Pemberdayaan Ekonomi Lokal:
    • BUMDes membantu memberdayakan ekonomi desa dengan memanfaatkan potensi lokal, baik sumber daya alam maupun manusia, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.
  2. Kemandirian Desa:
    • Melalui BUMDes, desa dapat mengembangkan sumber pendapatan sendiri yang dapat digunakan untuk pembangunan desa tanpa terlalu bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat atau daerah.
  3. Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes):
    • BUMDes dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan, yang dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di desa.
  4. Penciptaan Lapangan Kerja:
    • Usaha-usaha yang dijalankan oleh BUMDes dapat menciptakan lapangan kerja bagi warga desa, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  5. Pengembangan Potensi Lokal:
    • BUMDes mendorong pengembangan potensi lokal, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun keterampilan masyarakat, sehingga desa dapat lebih dikenal dan dihargai.
  6. Partisipasi Masyarakat:
    • Pengelolaan BUMDes yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat meningkatkan rasa memiliki dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

Kekurangan BUMDes

  1. Kurangnya Kapasitas Manajerial:
    • Banyak desa yang menghadapi kendala dalam hal kapasitas manajerial dan sumber daya manusia yang memadai untuk mengelola BUMDes secara profesional dan berkelanjutan.
  2. Modal Awal Terbatas:
    • Keterbatasan modal awal sering menjadi hambatan bagi BUMDes untuk mengembangkan usaha yang memerlukan investasi besar.
  3. Persaingan Pasar:
    • BUMDes sering menghadapi persaingan dari pelaku usaha lain, baik di tingkat lokal maupun nasional, yang dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan usaha desa.
  4. Tantangan Regulasi dan Birokrasi:
    • Proses pendirian dan pengelolaan BUMDes terkadang terhambat oleh regulasi dan birokrasi yang kompleks, sehingga mengurangi efektivitas operasional BUMDes.
  5. Ketergantungan pada Pemerintah Desa:
    • BUMDes yang terlalu tergantung pada pemerintah desa dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan dapat menghadapi masalah jika terjadi pergantian kepemimpinan atau kebijakan yang kurang mendukung.
  6. Kurangnya Inovasi:
    • Beberapa BUMDes mungkin kurang inovatif dalam mengembangkan usaha baru atau menyesuaikan dengan perubahan pasar, sehingga sulit untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
  7. Transparansi dan Akuntabilitas:
    • Isu transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMDes sering menjadi perhatian, terutama terkait dengan penggunaan dana dan pelaporan keuangan yang belum optimal.

Kesimpulan

BUMDes memiliki potensi besar untuk memajukan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan upaya peningkatan kapasitas manajerial, akses modal, inovasi, serta dukungan regulasi dan kebijakan yang mendukung. Dengan demikian, BUMDes dapat beroperasi secara lebih efektif dan berkelanjutan

Beberapa Tulisan Ilmiah dari Penulis :

Narima, Prayudi, A., Sagita, S., Siregar, M. M., Simbolon, S. M., & Siregar, N. A. (n.d.). Analisis Pengaruh Struktur Aset, Struktur Modal dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Nilai Perusahaan Sektor Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22281

Siallagan, D. A., & Prayudi, A. (n.d.). PENGARUH WORKING CAPITAL TURNOVER DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2018 – 2022. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22085

Purba, Y., Prayudi, A., & Syahriandi, S. (n.d.). Pengaruh Manajmen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018 – 2021. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/20180

Siregar, N. S. S., Prayudi, A., Sari, W. P., Rosalina, D., & Pratama, I. (n.d.). The role of social media literacy for micro small medium enterprises (MSMEs) and innovation in Developing Tourism Village in Indonesia. Retrieved from https://socialspacejournal.eu/menu-script/index.php/ssj/article/view/220

Prayudi, A., Zega, Y., & Nasution, I. (2023). Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Indonesia Abadi Jaya. Jurnal Sains Dan Teknologi5(1), 37-43. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/sai

Komariyah, I., Prayudi, A., Edison, E., & Laelawati, K. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE AND COMPETENCE WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT IN EMPLOYEES OF BUMD BINJAI, NORTH SUMATRA. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen16(2), 210-218. doi: 10.23969/jrbm.v16i2.7572

Sari, W., & Prayudi, A. (2023). Can Competitive Intensity Act a Bridge between Institutional Pressures and Corporate Financial Performance in Indonesia’s Footwear Industry? A Structural Equation Modelling Approach. Transnational Marketing Journal11(1), 199-212. Retrieved from http://transnationalmarket.com/menu-script/index.php/transnational/article/view/323

Pengaruh Kepemimpinan tranformasional, budaya organiasi, kopentensi karyawan terhadap loyalitas karyawan di Badan Usaha Milik Daerah – repo unpas. (2023). Retrieved 27 August 2023, from http://repository.unpas.ac.id/62662/

Pratiwi, H., PRAYUDI, A., SINAGA, K., MAHYUDANIL, M., & ADITI, B. (2022). PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. HERFINTA FARM AND PLANTATION. Journal Of Global Business And Management Review4(2), 72. doi: 10.37253/jgbmr.v4i2.7268

Ahmad Prayudi, & Imas Komariyah. (2023). THE IMPACT OF WORK MOTIVATION, WORK ENVIRONMENT, AND CAREER DEVELOPMENT ON EMPLOYEE JOB SATISFACTION. Jurnal Visi Manajemen9(1), 100-112. doi: 10.56910/jvm.v9i1.268

Pratiwi, H., Mendrofa, S., Zega, Y., Prayudi, A., & Sulaiman, F. (2022). Budaya Organisasi Dan Stress Kerja: Pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT. Herfinta Farm And Plantation. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(2), 505-511. doi: 10.47065/ekuitas.v4i2.2592

Amelia, W., Prayudi, A., Khairunnisak, K., Pratama, I., & Febrizaldy, F. (2022). Edukasi Warga Desa Sembahe Baru Dalam Rangka Peningkatan Penghasilan Melalui Ekonomi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik. Pelita Masyarakat4(1), 92-100. doi: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i1.7378

Sinaga, R., Sinaga, K., Prayudi, A., Pratiwi, H., & Sulaiman, F. (2022). Kepuasan Pelanggan sebagai Faktor Kualitas Pelayanan PT. Mada Graha Nagata dengan Multi Attribute Attitude Model. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(1), 198-202. doi: 10.47065/ekuitas.v4i1.2086

Chairunnisa, S., & Prayudi, A. (2022). Pengaruh Fluktuasi Kurs Mata Uang terhadap Harga Saham Pt. Bank Central Asia, Tbk di Indonesia. Economics, Business And Management Science Journal2(2), 108-116. doi: 10.34007/ebmsj.v2i2.293

Prayudi, A. (2022). ANALISIS PENGARUH PENGGAJIAN, FASILITAS KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA BINJAI. JURNAL MANAJEMEN8(1), 17-30. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/154

Gea, N., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 146-152. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.456

Ritonga, S., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Consumer Goods di BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 86-95. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.383

Prayudi, A. (2021). KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA MEDAN. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX4(2), 75-84. Retrieved from https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/article/view/1109

Latief, A., Ramadansyah, J., Wijoyo, H., Prayudi, A., & Putra, R. (2021). The Influence of Work Motivation and Organizational Culture to Employee Performance. Retrieved 27 August 2023, from https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3926924

Sinaga, I., Lubis, A., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH INTERNET FINANCIAL REPORTING (IFR) DAN TINGKAT PENGUNGKAPAN INFORMASI WEBSITE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.394

Br Lubis, H., Effendi, I., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH TINGKAT MODAL KERJA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF & KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014 – 2018. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.396

Brahamana, N., & Prayudi, A. (2020). Analisis Profitabilitas Dalam Pemberian Kredit Pada Koperasi Kredit Unam Berastagi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(1), 131-140. Retrieved from https://mail.jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jimbi/article/view/376

Prayudi, A., & Tanjung, M. (2018). ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT. RIA BUSANA MEDAN. JURNAL MANAJEMEN4(2), 126-130. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/33

Prayudi, A. (2017). PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG MEDAN. JURNAL MANAJEMEN3(2), 20-27. Retrieved from http://ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/10

Prayudi, A., & Ilhammi, N. (2015). ANALISIS RASIO UTANG ATAS MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi1(2). Retrieved from https://www.ojs.uma.ac.id/index.php/jurnalakundanbisnis/article/view/1723

 

7 Tipe Riset Gap dalam Penelitian: Identifikasi dan Contohnya

Dalam dunia penelitian, menemukan dan mengidentifikasi “gap” atau celah penelitian merupakan langkah fundamental yang membantu dalam mengembangkan pengetahuan dan menghasilkan kontribusi yang signifikan terhadap bidang studi tertentu. Celah penelitian atau riset gap merujuk pada area atau topik yang belum sepenuhnya dijelajahi atau dipahami dalam literatur yang ada. Identifikasi riset gap ini penting karena membantu peneliti untuk fokus pada aspek-aspek yang membutuhkan perhatian lebih dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut yang inovatif dan berdampak.

Berbagai jenis riset gap mencerminkan dimensi dan karakteristik berbeda dari kurangnya pengetahuan dalam suatu bidang studi. Misalnya, evidence gap terjadi ketika ada kekurangan bukti atau data empiris mengenai suatu fenomena tertentu, sementara knowledge gap muncul karena kurangnya pemahaman atau pengetahuan tentang topik tertentu. Selain itu, terdapat juga practical-knowledge gap yang menggambarkan kesenjangan antara teori dan praktik, methodological gap yang berkaitan dengan keterbatasan metode penelitian yang digunakan, serta theoretical gap yang menunjukkan ketidakcukupan teori yang ada dalam menjelaskan fenomena tertentu. Population menjadi perhatian penting karena menunjukkan ketidakmerataan representasi populasi dan wilayah dalam penelitian.

Dalam dunia penelitian, menemukan dan mengidentifikasi “gap” atau celah penelitian merupakan langkah penting untuk mengembangkan pengetahuan dan menghasilkan kontribusi signifikan. Berikut adalah tujuh tipe riset gap yang sering diidentifikasi dalam berbagai bidang studi, lengkap dengan contoh dan kutipan dari literatur relevan.

1. Evidence Gap

Definisi: Gap ini muncul ketika ada kekurangan bukti atau data empiris mengenai suatu fenomena tertentu.

Contoh Detail: Penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) dalam pendidikan telah menarik perhatian sebagai alat pembelajaran yang inovatif. Namun, penelitian yang ada lebih banyak berfokus pada efek jangka pendek, seperti peningkatan minat dan motivasi belajar. Studi jangka panjang yang mengevaluasi dampak VR pada pencapaian akademik, keterlibatan siswa, dan retensi pengetahuan masih sangat terbatas. Penelitian semacam ini diperlukan untuk memahami apakah manfaat yang terlihat dalam jangka pendek dapat bertahan dalam jangka panjang atau apakah ada dampak negatif yang mungkin muncul seiring waktu.

Kutipan: “Despite the potential of VR in education, long-term studies are scarce, leaving a significant evidence gap in understanding its sustained impacts.” (Smith & Brown, 2022).

2. Knowledge Gap

Definisi: Gap ini terjadi ketika pengetahuan tentang topik tertentu masih sangat terbatas atau belum berkembang.

Contoh Detail: Mikroorganisme ekstremofil, yang dapat hidup dalam kondisi ekstrem seperti suhu sangat tinggi atau rendah, radiasi tinggi, dan lingkungan yang sangat asam atau basa, menarik perhatian astrobiolog. Pemahaman tentang bagaimana mikroorganisme ini bisa bertahan di lingkungan Mars, yang memiliki kondisi ekstrem seperti radiasi tinggi dan suhu yang sangat rendah, masih sangat terbatas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme biokimia dan genetika yang memungkinkan mikroorganisme ini untuk bertahan, yang bisa memberikan wawasan penting bagi pencarian kehidupan di planet lain.

Kutipan: “The survival mechanisms of extremophiles in Martian-like conditions remain largely unexplored, representing a critical knowledge gap in astrobiology.” (Johnson, 2021).

3. Practical-Knowledge Gap

Definisi: Gap ini muncul ketika ada pengetahuan teoritis yang belum diterapkan atau diuji dalam praktik nyata.

Contoh Detail: Berbagai teori telah dikembangkan untuk mengelola stres di tempat kerja, seperti teknik relaksasi, manajemen waktu, dan intervensi organisasi. Namun, banyak dari teori ini belum diuji secara luas di lingkungan kerja nyata. Misalnya, program manajemen stres berbasis mindfulness telah menunjukkan hasil positif dalam uji coba terbatas, tetapi belum diimplementasikan secara luas di berbagai industri untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai konteks kerja yang berbeda.

Kutipan: “There exists a practical-knowledge gap in the implementation of stress management theories within organizational settings.” (Williams et al., 2020).

4. Methodological Gap

Definisi: Gap ini ditemukan ketika metode penelitian yang digunakan sebelumnya dianggap kurang memadai atau relevan untuk penelitian saat ini.

Contoh Detail: Penelitian tentang perilaku konsumen selama ini banyak menggunakan survei sebagai metode utama untuk mengumpulkan data. Namun, survei memiliki keterbatasan seperti bias respon dan kurangnya kedalaman informasi. Ada kebutuhan untuk menggunakan metode kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam atau studi etnografi, untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif tentang motivasi, sikap, dan perilaku konsumen.

Kutipan: “The reliance on survey-based methods in consumer behavior studies highlights a methodological gap, calling for more qualitative approaches.” (Chen & Lee, 2019).

5. Empirical Gap

Definisi: Gap ini muncul ketika ada kekurangan penelitian empiris yang mendukung atau menentang teori atau konsep tertentu.

Contoh Detail: Banyak teori telah diusulkan tentang bagaimana penggunaan media sosial dapat mempengaruhi kesehatan mental, baik positif maupun negatif. Namun, sebagian besar penelitian ini bersifat cross-sectional dan tidak longitudinal, sehingga sulit untuk menentukan hubungan sebab-akibat. Penelitian empiris yang komprehensif dan longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media sosial terhadap berbagai aspek kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan kesejahteraan psikologis.

Kutipan: “While numerous theories propose the impacts of social media on mental health, there remains an empirical gap in the form of comprehensive, longitudinal studies validating these claims.” (Jones & Miller, 2022).

6. Theoretical Gap

Definisi: Gap ini terjadi ketika teori yang ada tidak cukup menjelaskan fenomena yang diamati.

Contoh Detail: Teori ekonomi klasik, yang berfokus pada prinsip-prinsip seperti penawaran dan permintaan, rasionalitas individu, dan pasar yang sempurna, sering kali tidak cukup untuk menjelaskan dinamika pasar digital saat ini. Misalnya, ekonomi platform seperti Amazon dan Uber tidak sepenuhnya dapat dijelaskan dengan teori klasik karena adanya faktor-faktor seperti network effects, monopoli data, dan asimetri informasi yang sangat kuat.

Kutipan: “Classical economic theories fall short in explaining the dynamics of digital markets, indicating a significant theoretical gap.” (Anderson, 2018).

7. Population Gap

Definisi: Gap ini muncul ketika penelitian sebelumnya belum cukup mewakili populasi tertentu.

Contoh Detail: Penelitian tentang efek perubahan iklim sering kali fokus pada daerah tropis atau negara maju, sementara populasi asli di daerah kutub, seperti Inuit di Arktik, sering kali terabaikan. Padahal, populasi ini sangat rentan terhadap perubahan iklim dan memiliki pengetahuan tradisional yang berharga tentang adaptasi lingkungan yang belum banyak diintegrasikan dalam penelitian ilmiah.

Kutipan: “Research on climate change impacts has largely overlooked indigenous populations in polar regions, creating a notable population gap.” (Davis & White, 2020).

Kesimpulan

Mengidentifikasi gap penelitian sangat penting untuk mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan. Setiap tipe gap memerlukan pendekatan dan metodologi khusus untuk dijembatani, dan memahami jenis-jenis gap ini membantu peneliti merancang studi yang lebih terfokus dan berdampak.

Daftar Pustaka

  1. Anderson, T. (2018). The Limits of Classical Economics in Digital Markets. Journal of Economic Perspectives, 32(1), 45-60.
  2. Chen, L., & Lee, H. (2019). Qualitative Approaches in Consumer Behavior Research: Addressing Methodological Gaps. Journal of Marketing Research, 56(4), 123-138.
  3. Davis, J., & White, K. (2020). Climate Change and Indigenous Populations in Polar Regions. Environmental Research Letters, 15(3), 033001.
  4. Garcia, M. (2017). Geographical Disparities in Biodiversity Research: A Focus on Arctic Regions. Biodiversity and Conservation, 26(11), 2711-2730.
  5. Johnson, P. (2021). Extremophiles and Martian Environments: Addressing the Knowledge Gap in Astrobiology. Astrobiology Journal, 21(2), 101-115.
  6. Smith, R., & Brown, S. (2022). Long-term Impacts of Virtual Reality in Education: An Evidence Gap. Educational Technology Research and Development, 70(1), 89-104.
  7. Williams, T., et al. (2020). The Implementation Gap in Organizational Stress Management Theories. International Journal of Workplace Health Management, 13(2), 156-173
  8. Jones, A., & Miller, R. (2022). Empirical Studies on Social Media and Mental Health: Bridging the Evidence Gap. Journal of Media Psychology, 24(2), 89-104

Beberapa Tulisan Ilmiah dari Penulis :

Narima, Prayudi, A., Sagita, S., Siregar, M. M., Simbolon, S. M., & Siregar, N. A. (n.d.). Analisis Pengaruh Struktur Aset, Struktur Modal dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Nilai Perusahaan Sektor Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22281

Siallagan, D. A., & Prayudi, A. (n.d.). PENGARUH WORKING CAPITAL TURNOVER DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2018 – 2022. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22085

Purba, Y., Prayudi, A., & Syahriandi, S. (n.d.). Pengaruh Manajmen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018 – 2021. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/20180

Siregar, N. S. S., Prayudi, A., Sari, W. P., Rosalina, D., & Pratama, I. (n.d.). The role of social media literacy for micro small medium enterprises (MSMEs) and innovation in Developing Tourism Village in Indonesia. Retrieved from https://socialspacejournal.eu/menu-script/index.php/ssj/article/view/220

Prayudi, A., Zega, Y., & Nasution, I. (2023). Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Indonesia Abadi Jaya. Jurnal Sains Dan Teknologi5(1), 37-43. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/sai

Komariyah, I., Prayudi, A., Edison, E., & Laelawati, K. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE AND COMPETENCE WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT IN EMPLOYEES OF BUMD BINJAI, NORTH SUMATRA. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen16(2), 210-218. doi: 10.23969/jrbm.v16i2.7572

Sari, W., & Prayudi, A. (2023). Can Competitive Intensity Act a Bridge between Institutional Pressures and Corporate Financial Performance in Indonesia’s Footwear Industry? A Structural Equation Modelling Approach. Transnational Marketing Journal11(1), 199-212. Retrieved from http://transnationalmarket.com/menu-script/index.php/transnational/article/view/323

Pengaruh Kepemimpinan tranformasional, budaya organiasi, kopentensi karyawan terhadap loyalitas karyawan di Badan Usaha Milik Daerah – repo unpas. (2023). Retrieved 27 August 2023, from http://repository.unpas.ac.id/62662/

Pratiwi, H., PRAYUDI, A., SINAGA, K., MAHYUDANIL, M., & ADITI, B. (2022). PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. HERFINTA FARM AND PLANTATION. Journal Of Global Business And Management Review4(2), 72. doi: 10.37253/jgbmr.v4i2.7268

Ahmad Prayudi, & Imas Komariyah. (2023). THE IMPACT OF WORK MOTIVATION, WORK ENVIRONMENT, AND CAREER DEVELOPMENT ON EMPLOYEE JOB SATISFACTION. Jurnal Visi Manajemen9(1), 100-112. doi: 10.56910/jvm.v9i1.268

Pratiwi, H., Mendrofa, S., Zega, Y., Prayudi, A., & Sulaiman, F. (2022). Budaya Organisasi Dan Stress Kerja: Pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT. Herfinta Farm And Plantation. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(2), 505-511. doi: 10.47065/ekuitas.v4i2.2592

Amelia, W., Prayudi, A., Khairunnisak, K., Pratama, I., & Febrizaldy, F. (2022). Edukasi Warga Desa Sembahe Baru Dalam Rangka Peningkatan Penghasilan Melalui Ekonomi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik. Pelita Masyarakat4(1), 92-100. doi: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i1.7378

Sinaga, R., Sinaga, K., Prayudi, A., Pratiwi, H., & Sulaiman, F. (2022). Kepuasan Pelanggan sebagai Faktor Kualitas Pelayanan PT. Mada Graha Nagata dengan Multi Attribute Attitude Model. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(1), 198-202. doi: 10.47065/ekuitas.v4i1.2086

Chairunnisa, S., & Prayudi, A. (2022). Pengaruh Fluktuasi Kurs Mata Uang terhadap Harga Saham Pt. Bank Central Asia, Tbk di Indonesia. Economics, Business And Management Science Journal2(2), 108-116. doi: 10.34007/ebmsj.v2i2.293

Prayudi, A. (2022). ANALISIS PENGARUH PENGGAJIAN, FASILITAS KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA BINJAI. JURNAL MANAJEMEN8(1), 17-30. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/154

Gea, N., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 146-152. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.456

Ritonga, S., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Consumer Goods di BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 86-95. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.383

Prayudi, A. (2021). KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA MEDAN. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX4(2), 75-84. Retrieved from https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/article/view/1109

Latief, A., Ramadansyah, J., Wijoyo, H., Prayudi, A., & Putra, R. (2021). The Influence of Work Motivation and Organizational Culture to Employee Performance. Retrieved 27 August 2023, from https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3926924

Sinaga, I., Lubis, A., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH INTERNET FINANCIAL REPORTING (IFR) DAN TINGKAT PENGUNGKAPAN INFORMASI WEBSITE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.394

Br Lubis, H., Effendi, I., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH TINGKAT MODAL KERJA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF & KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014 – 2018. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.396

Brahamana, N., & Prayudi, A. (2020). Analisis Profitabilitas Dalam Pemberian Kredit Pada Koperasi Kredit Unam Berastagi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(1), 131-140. Retrieved from https://mail.jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jimbi/article/view/376

Prayudi, A., & Tanjung, M. (2018). ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT. RIA BUSANA MEDAN. JURNAL MANAJEMEN4(2), 126-130. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/33

Prayudi, A. (2017). PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG MEDAN. JURNAL MANAJEMEN3(2), 20-27. Retrieved from http://ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/10

Prayudi, A., & Ilhammi, N. (2015). ANALISIS RASIO UTANG ATAS MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi1(2). Retrieved from https://www.ojs.uma.ac.id/index.php/jurnalakundanbisnis/article/view/1723

 

Peran Kepemimpinan dalam Mengubah Budaya Organisasi

Latar Belakang

Budaya organisasi adalah fondasi yang menentukan bagaimana suatu organisasi berfungsi dan berinteraksi baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja. Ini mencakup nilai-nilai, norma, dan perilaku yang diadopsi oleh anggota organisasi. Kepemimpinan memainkan peran kunci dalam membentuk dan mengubah budaya organisasi. Pemimpin yang efektif tidak hanya mengelola dan memelihara budaya yang ada, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengarahkan perubahan budaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis dan beradaptasi dengan perubahan eksternal.

Kepemimpinan yang efektif adalah katalisator untuk perubahan budaya yang positif dan berkelanjutan. Dengan mengembangkan visi yang jelas, mengkomunikasikan nilai-nilai inti, dan memastikan implementasi yang konsisten, pemimpin dapat membentuk budaya organisasi yang adaptif, inovatif, dan berfokus pada kinerja. Penelitian dari para ahli seperti Schein, Heskett, dan Kotter memberikan panduan berharga bagi pemimpin yang ingin mengarahkan perubahan budaya dalam organisasi mereka.

Melalui tulisan ini, kita akan mengeksplorasi lebih dalam tentang bagaimana kepemimpinan dapat mengubah budaya organisasi, dengan mengacu pada penelitian dan konsep-konsep yang telah dibuktikan oleh para pakar di bidang ini. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya peran kepemimpinan dalam membentuk budaya organisasi yang efektif dan berkelanjutan

Beberapa teori yang ngungkapkan peran dari kepemimpinan pada budaya organisasi :

  1. Penelitian oleh Edgar Schein: Edgar Schein, seorang pakar terkemuka dalam bidang budaya organisasi, menyatakan bahwa kepemimpinan adalah kunci dalam membentuk dan mengubah budaya organisasi. Pemimpin memiliki kemampuan untuk menciptakan visi dan nilai-nilai yang kemudian diterjemahkan menjadi norma-norma dan perilaku dalam organisasi.

    “Leaders create and change cultures, while managers live within them.” – Edgar Schein (2010).

  2. Penelitian oleh James L. Heskett: Dalam bukunya, “Corporate Culture and Performance,” James L. Heskett dan rekan-rekannya menemukan bahwa budaya yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan kinerja perusahaan, dan perubahan budaya sering kali dipimpin oleh pemimpin yang berfokus pada tujuan jangka panjang dan nilai-nilai inti.

    “Effective leaders recognize the need to adapt their organization’s culture to changing external conditions.” – James L. Heskett (2012).

  3. Penelitian oleh John P. Kotter: John P. Kotter, dalam penelitiannya mengenai perubahan organisasi, menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dapat mendorong perubahan budaya dengan menciptakan sense of urgency, membentuk koalisi yang kuat, dan mengkomunikasikan visi perubahan secara efektif.

    “Transformation is a process, not an event. It advances through stages that build on each other.” – John P. Kotter (1996).

Kesimpulan

Kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan dalam merubah budaya organisasi. Pemimpin yang efektif dapat menciptakan visi yang jelas, mengkomunikasikan nilai-nilai yang diinginkan, dan memastikan bahwa perubahan budaya diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi. Penelitian dari para ahli seperti Edgar Schein, James L. Heskett, dan John P. Kotter memberikan bukti empiris dan konsep teoretis yang mendukung pentingnya peran kepemimpinan dalam perubahan budaya organisasi.

Daftar Pustaka

  1. Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). Jossey-Bass.
  2. Heskett, J. L., & Kotter, J. P. (2012). Corporate Culture and Performance. Free Press.
  3. Kotter, J. P. (1996). Leading Change. Harvard Business Review Press.
  4. Cameron, K. S., & Quinn, R. E. (2011). Diagnosing and Changing Organizational Culture: Based on the Competing Values Framework (3rd ed.). Jossey-Bass.
  5. Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Pearson.

Beberapa Tulisan Ilmiah dari Penulis :

Narima, Prayudi, A., Sagita, S., Siregar, M. M., Simbolon, S. M., & Siregar, N. A. (n.d.). Analisis Pengaruh Struktur Aset, Struktur Modal dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Nilai Perusahaan Sektor Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22281

Siallagan, D. A., & Prayudi, A. (n.d.). PENGARUH WORKING CAPITAL TURNOVER DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2018 – 2022. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/22085

Purba, Y., Prayudi, A., & Syahriandi, S. (n.d.). Pengaruh Manajmen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018 – 2021. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/20180

Siregar, N. S. S., Prayudi, A., Sari, W. P., Rosalina, D., & Pratama, I. (n.d.). The role of social media literacy for micro small medium enterprises (MSMEs) and innovation in Developing Tourism Village in Indonesia. Retrieved from https://socialspacejournal.eu/menu-script/index.php/ssj/article/view/220

Prayudi, A., Zega, Y., & Nasution, I. (2023). Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Indonesia Abadi Jaya. Jurnal Sains Dan Teknologi5(1), 37-43. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/sai

Komariyah, I., Prayudi, A., Edison, E., & Laelawati, K. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE AND COMPETENCE WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT IN EMPLOYEES OF BUMD BINJAI, NORTH SUMATRA. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen16(2), 210-218. doi: 10.23969/jrbm.v16i2.7572

Sari, W., & Prayudi, A. (2023). Can Competitive Intensity Act a Bridge between Institutional Pressures and Corporate Financial Performance in Indonesia’s Footwear Industry? A Structural Equation Modelling Approach. Transnational Marketing Journal11(1), 199-212. Retrieved from http://transnationalmarket.com/menu-script/index.php/transnational/article/view/323

Pengaruh Kepemimpinan tranformasional, budaya organiasi, kopentensi karyawan terhadap loyalitas karyawan di Badan Usaha Milik Daerah – repo unpas. (2023). Retrieved 27 August 2023, from http://repository.unpas.ac.id/62662/

Pratiwi, H., PRAYUDI, A., SINAGA, K., MAHYUDANIL, M., & ADITI, B. (2022). PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. HERFINTA FARM AND PLANTATION. Journal Of Global Business And Management Review4(2), 72. doi: 10.37253/jgbmr.v4i2.7268

Ahmad Prayudi, & Imas Komariyah. (2023). THE IMPACT OF WORK MOTIVATION, WORK ENVIRONMENT, AND CAREER DEVELOPMENT ON EMPLOYEE JOB SATISFACTION. Jurnal Visi Manajemen9(1), 100-112. doi: 10.56910/jvm.v9i1.268

Pratiwi, H., Mendrofa, S., Zega, Y., Prayudi, A., & Sulaiman, F. (2022). Budaya Organisasi Dan Stress Kerja: Pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT. Herfinta Farm And Plantation. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(2), 505-511. doi: 10.47065/ekuitas.v4i2.2592

Amelia, W., Prayudi, A., Khairunnisak, K., Pratama, I., & Febrizaldy, F. (2022). Edukasi Warga Desa Sembahe Baru Dalam Rangka Peningkatan Penghasilan Melalui Ekonomi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik. Pelita Masyarakat4(1), 92-100. doi: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i1.7378

Sinaga, R., Sinaga, K., Prayudi, A., Pratiwi, H., & Sulaiman, F. (2022). Kepuasan Pelanggan sebagai Faktor Kualitas Pelayanan PT. Mada Graha Nagata dengan Multi Attribute Attitude Model. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(1), 198-202. doi: 10.47065/ekuitas.v4i1.2086

Chairunnisa, S., & Prayudi, A. (2022). Pengaruh Fluktuasi Kurs Mata Uang terhadap Harga Saham Pt. Bank Central Asia, Tbk di Indonesia. Economics, Business And Management Science Journal2(2), 108-116. doi: 10.34007/ebmsj.v2i2.293

Prayudi, A. (2022). ANALISIS PENGARUH PENGGAJIAN, FASILITAS KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA BINJAI. JURNAL MANAJEMEN8(1), 17-30. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/154

Gea, N., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 146-152. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.456

Ritonga, S., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Consumer Goods di BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 86-95. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.383

Prayudi, A. (2021). KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA MEDAN. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX4(2), 75-84. Retrieved from https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/article/view/1109

Latief, A., Ramadansyah, J., Wijoyo, H., Prayudi, A., & Putra, R. (2021). The Influence of Work Motivation and Organizational Culture to Employee Performance. Retrieved 27 August 2023, from https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3926924

Sinaga, I., Lubis, A., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH INTERNET FINANCIAL REPORTING (IFR) DAN TINGKAT PENGUNGKAPAN INFORMASI WEBSITE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.394

Br Lubis, H., Effendi, I., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH TINGKAT MODAL KERJA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF & KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014 – 2018. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.396

Brahamana, N., & Prayudi, A. (2020). Analisis Profitabilitas Dalam Pemberian Kredit Pada Koperasi Kredit Unam Berastagi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(1), 131-140. Retrieved from https://mail.jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jimbi/article/view/376

Prayudi, A., & Tanjung, M. (2018). ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT. RIA BUSANA MEDAN. JURNAL MANAJEMEN4(2), 126-130. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/33

Prayudi, A. (2017). PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG MEDAN. JURNAL MANAJEMEN3(2), 20-27. Retrieved from http://ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/10

Prayudi, A., & Ilhammi, N. (2015). ANALISIS RASIO UTANG ATAS MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi1(2). Retrieved from https://www.ojs.uma.ac.id/index.php/jurnalakundanbisnis/article/view/1723