Talk Show UMA YICE 2023 : Peran Lembaga Kampus Meningkatkan Sumber Daya Manusia  Menyongsong Indonesia Emas 2024

Universitas Medan Area mengadakan Talkshow Kewirausahaan dan Karir yang mana kegiatan ini diambil dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha Untuk kegiatan ini diadakan dua hari berturut-turut anggal 24 dan 25, dengan pembicara  Dr(c) Ir. Yamin, MM. dan Dr. Ahmad Prayudi, SE, MM

Pendidikan tinggi bukan hanya tentang menggali ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Salah satu aspek penting yang semakin mendapatkan perhatian adalah pengembangan semangat wirausaha  dan dunia kerja di kalangan mahasiswa. Kampus memiliki peran sentral dalam membentuk mindset kewirausahaan mahasiswa, membuka peluang untuk mewujudkan ide kreatif, dan memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk merintis bisnis mereka sendiri sementara dalam dunia kerja kampus juga mendukung dalam hal menciptakan dan mengembangkan tenaga kerja nantinya.

Gambar 1 : Talkshow di hari pertama

Dalam Materi Kewirausahaan :

Dr(c) Ir. Yamin, MM. yang juga merupakan Ketua Pusat Karir dan Kewirausahan Medan Area menyatakan “Kampus dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang praktis dan relevan dengan dunia bisnis. Melalui mata kuliah, proyek, dan workshop kewirausahaan, mahasiswa dapat mengalami tantangan nyata yang dihadapi oleh pengusaha di dunia nyata. Dengan demikian, mereka belajar tidak hanya dari teori, tetapi juga dari pengalaman langsung, membangun keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam dunia bisnis”

Sementara itu Dr. Ahmad Prayudi, SE, MM mengatakan  “Kampus dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir out-of-the-box dan mengembangkan ide-ide inovatif. Penyediaan ruang kreatif, program pengembangan ide, dan dukungan untuk riset dan inovasi dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Kampus merupakan inkubator bisnis dan akselerator yang dapat menjadi langkah efektif dalam mendukung mahasiswa yang memiliki ide bisnis. Fasilitas ini menyediakan sumber daya, bimbingan, dan akses ke jaringan bisnis yang dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan dan mengimplementasikan konsep bisnis mereka. Selain itu, inkubator bisnis dapat membantu dalam pengembangan model bisnis, perencanaan strategis, dan pemahaman tentang pasar.

Peran kampus dalam meningkatkan semangat wirausaha mahasiswa tidak hanya menciptakan pengusaha masa depan tetapi juga membentuk individu yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia bisnis. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan sumber daya, dan memotivasi mahasiswa untuk mewujudkan ide-ide mereka, kampus berperan sebagai katalis dalam membentuk generasi muda yang berani dan inovatif di dunia bisnis.

Gambar 2 : Talkshow hari ke dua

Dalam Materi Karir :

Talk show membahas peran mahasiswa dalam menyonsong Indonesia Emas era yang terus berkembang dengan pesat, perubahan teknologi, dan dinamika ekonomi yang tak kenal lelah, wajar jika banyak orang merasa was-was mengenai masa depan pekerjaan. Namun, di balik tantangan yang muncul, terbuka pula peluang-peluang baru yang menarik. Mari kita menjelajahi beberapa tren yang dapat membentuk peluang kerja di masa depan.

Dr(c) Ir. Yamin, MM. mengatakan masa depan akan didominasi oleh ekonomi berbasis pengetahuan di mana nilai tambah terletak pada ide, kreativitas, dan inovasi. Peluang kerja di bidang desain, pemasaran digital, dan pengembangan konten dapat menjadi pilihan menarik. Sertifikasi dan keahlian dalam bidang ini akan menjadi aset berharga. Tren perubahan pola kerja yang lebih fleksibel dan penekanan pada keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan semakin berkembang. Peluang di bidang konsultan lepas, pekerjaan jarak jauh, dan manajemen waktu dapat menarik bagi individu yang mencari fleksibilitas dalam karir mereka. Dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim, terbuka peluang di sektor energi terbarukan, manajemen limbah, dan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Profesi yang berfokus pada keberlanjutan akan menjadi bagian integral dari ekonomi masa depan.

Sementara itu Dr. Ahmad Prayudi, SE, MM Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan robotika memberikan dampak besar pada dunia kerja. Meskipun ada kekhawatiran mengenai otomatisasi yang dapat menggantikan beberapa pekerjaan, revolusi teknologi ini juga menciptakan peluang baru. Permintaan akan ahli teknologi, pengembang perangkat lunak, dan ahli keamanan cyber diperkirakan akan terus meningkat. Meskipun teknologi terus berkembang, keterampilan manusia seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kreativitas tetap sangat dihargai. Peluang di bidang manajemen sumber daya manusia, pelatihan, dan pengembangan organisasi dapat menjadi pilihan menarik. Menghadapi perubahan yang tak terelakkan, penting bagi individu untuk terus mengembangkan keterampilan, menyesuaikan diri dengan tren, dan tetap terbuka terhadap peluang baru. Masa depan pekerjaan menjanjikan berbagai peluang bagi mereka yang bersedia beradaptasi dan terus belajar. Dengan memahami dinamika pasar kerja, kita dapat bersiap-siap untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri dan antusiasme.

Kegiatan ini adalah kegiatan setiap semesternya di Universitas Medan Area dengan harapan dapat membantu mahasiswa dalam menjawab tantangan dimasa depan baik itu tantangan dalam kerwirausahaan maupun tantangan karir sebagai karyawan atau pekerja.

 

UMA YICE ( Youth Innovation & Creative Exhibition) 3rd : Business Plan Competition

Selain Kewirausahan merupakan mata kuliah wajib dalam program belajar mengajar di Universitas Medan Area,  serta dalam rangka menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan dikalangan mahasiswa,  melalui Pusat karir dan kewirausahaan  Universitas Medan Area mengadakan  YICE ( Youth Innovation & Creative Exhibition) 3rd  kegitan ini diisi lomba bisnis plan, lomba poster wirausaha, lomba karya tulis ilmiah, Pameran hasil karya kewirausahaan mahasiswa, pameran teknologi laboratorium dan talkshow yang dimulai dari tanggal 20 s/d 25 November 2023.

Gambar 1 : Para peserta berfoto dengan dewan juri

Pada hari rabu Tanggal 22 November 2023 diadakan lomba Studi kelayakan bisnis di kampus 1 Universitas Medan area begitu juga dengan beberapa lomba lainya, Ketua Pusat Karir Dan Kewirausahan Universitas Medan Area Dr(c) Ir. Yamin Siregar, MM menyatakan “Bahwasannya lomba ini merupakan pemanasan dalam rangka penjaringan mahasiwa untuk kegiatan P2MW dan PKM Mahasiswa 2024, lomba bisnis plan ini diadakan bukan hanya merupakan langkah esensial dalam merencanakan dan meluncurkan sebuah usaha, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan jiwa wirausaha pada mahasiswa.

Gambar 2 : Suasana perlombaan

Perlombaan tersebut sangat antusas diikuti oleh mahasiswa dari beberapa Fakultas di Universitas Medan Area. Pusat Karir dan Kewirausahaan Universitas Medan Area sebagai pelaksana lomba menunjuk Dr. Ahmad Prayudi, SE, MM dan Desy  Astrid Anindya, SE, M.Ak,  sebagai juri,  penunjukan ini didasarkan pengalaman mereka dalam membimbing mahasiswa dalam memenangkan kompetisi mahasiswa dalam dan luar negeri.

Gambar 3 : Saat penjurian

Semua kegiatan disusun rapi oleh dikoodinator acara Waliono, S, Psi, M.Psi  dibantu dengan beberapa dosen dan mahasiwa dari berbagai fakultas,menurut beliau acara ini merupakan agenda semesteran dari kegiatan Pusat Karir dan Kewirausahan Universitas Medan Area, harapannya dengan manejemen kepanitian yang baik akan mendapatkan luaran yang unggul dalam setiap periodenya.

Catatan akhir dari kegiatan ini dalam era dinamis dan kompetitif ini, mahasiswa perlu memahami betapa pentingnya keterampilan wirausaha dalam mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Berikut adalah sejumlah alasan mengapa pembelajaran dari studi kelayakan bisnis menjadi kunci untuk menanamkan semangat wirausaha pada mahasiswa:

  1. Mendorong Kreativitas dan Inovasi: Studi kelayakan bisnis memacu mahasiswa untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengidentifikasi peluang bisnis. Ini membuka pintu bagi mereka untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan menemukan solusi kreatif terhadap tantangan bisnis.
  2. Memahami Risiko sebagai Bagian dari Proses Bisnis: Proses studi kelayakan bisnis melibatkan evaluasi risiko yang mungkin dihadapi oleh suatu usaha. Mahasiswa belajar bahwa mengambil risiko adalah bagian tak terpisahkan dari wirausaha, dan pemahaman ini menjadi landasan penting untuk mengatasi ketidakpastian di dunia bisnis.
  3. Menguji Keterampilan Manajemen: Mahasiswa yang terlibat dalam studi kelayakan bisnis belajar untuk mengelola sumber daya dengan efisien, membuat rencana strategis, dan mengidentifikasi peluang pertumbuhan. Keterampilan manajemen ini bukan hanya relevan untuk wirausaha, tetapi juga bermanfaat dalam karier manajemen bisnis tradisional.
  4. Menyadari Pentingnya Pelanggan dan Pasar: Analisis pasar dan pemahaman kebutuhan pelanggan adalah fokus utama dalam studi kelayakan bisnis. Mahasiswa belajar bahwa keberhasilan sebuah usaha bergantung pada kemampuan untuk memahami dan merespons kebutuhan pasar, sebuah aspek kunci dalam berwirausaha.
  5. Pengalaman Praktis dalam Pengambilan Keputusan: Studi kelayakan bisnis memberikan pengalaman praktis dalam pengambilan keputusan bisnis. Mahasiswa belajar untuk menyusun rencana bisnis yang matang, mempertimbangkan berbagai faktor, dan merancang strategi yang dapat membawa kesuksesan.
  6. Membangun Jaringan dan Koneksi: Proses studi kelayakan bisnis memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan potensial, termasuk calon pelanggan, investor, dan mitra bisnis. Ini membantu membangun jaringan yang penting dalam dunia wirausaha.
  7. Mengembangkan Jiwa Tangguh dan Adaptif: Wirausaha memerlukan ketangguhan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan. Mahasiswa yang terlibat dalam studi kelayakan bisnis mengasah keterampilan ini, membantu mereka menghadapi tantangan dan perubahan dalam karier mereka.
  8. Kontribusi pada Pengembangan Ekosistem Wirausaha: Mahasiswa yang belajar studi kelayakan bisnis tidak hanya membangun keterampilan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekosistem wirausaha di lingkungan kampus. Mereka dapat menjadi motor penggerak kegiatan wirausaha dan mendukung pertumbuhan budaya kewirausahaan di sekitar mereka.

Pentingnya pembelajaran dari studi kelayakan bisnis bagi mahasiswa tidak hanya terbatas pada persiapan untuk memulai bisnis mereka sendiri, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk pengembangan keterampilan wirausaha yang dapat diaplikasikan dalam berbagai konteks. Dengan memahami kompleksitas dan tantangan bisnis, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk menjadi agen perubahan, inovator, dan pengusaha yang sukses dalam karier mereka

Karakteristik Teori dan Variabel Dalam Penelitian

Konsep teori dan variabel adalah bagian penting dari metode penelitian, dan definisinya bisa berbeda-beda tergantung pada konteks dan disiplin ilmu. Berikut adalah definisi umum keduanya:

  1. Teori:adalah kerangka kerja konseptual yang digunakan untuk menjelaskan, memahami, dan meramalkan fenomena dalam dunia nyata. Teori memberikan pemahaman tentang bagaimana konsep-konsep saling berhubungan dan mengapa suatu fenomena terjadi.
  2. Variabeladalah suatu konsep atau karakteristik yang dapat diukur, diobservasi, atau diidentifikasi dalam konteks penelitian. Variabel bisa bersifat kuantitatif (angka atau ukuran) atau kualitatif (kategori atau atribut).

Gambar : Penulis dalam sebuah pertemuan

Dalam konteks penelitian, teori dan variabel memiliki peran yang berbeda dan karakteristik yang juga berbeda. Berikut adalah cara membedakan karakteristik teori dan karakteristik variabel:

  1. Karakteristik Teori:
    • Konseptual: Teori adalah kerangka kerja konseptual yang mengorganisir dan menjelaskan hubungan antara berbagai konsep atau fenomena dalam penelitian. Ini adalah abstraksi konseptual yang berusaha menjelaskan bagaimana atau mengapa sesuatu terjadi.
    • Bersifat Deskriptif: Teori biasanya digunakan untuk menggambarkan, memprediksi, atau menjelaskan fenomena yang diamati dalam penelitian. Ini memberikan pandangan yang lebih luas tentang aspek penelitian.
    • Stabil: Teori umumnya tidak berubah dengan cepat dan sering kali menjadi dasar bagi penelitian dalam bidang tertentu selama beberapa waktu.
    • Berlapis: Teori dapat memiliki beberapa tingkat atau lapisan abstraksi, yang mencakup konsep-konsep dasar hingga konsep yang lebih kompleks.
  2. Karakteristik Variabel:
    • Operasional: Variabel adalah konsep konkret yang dapat diukur, diamati, atau diubah dalam penelitian. Mereka memiliki definisi operasional yang jelas yang memungkinkan peneliti mengukurnya.
    • Bersifat Kuantitatif atau Kualitatif: Variabel dapat bersifat kuantitatif (menggunakan angka atau ukuran) atau kualitatif (berdasarkan kategori atau atribut tertentu). Misalnya, usia adalah variabel kuantitatif, sementara jenis kelamin adalah variabel kualitatif.
    • Responsif: Variabel digunakan untuk merespons atau merepresentasikan variasi dalam fenomena atau hubungan yang diteliti. Mereka sering digunakan untuk mengukur efek dari faktor-faktor tertentu pada fenomena yang sedang diteliti.
    • Subjektif: Variabel dapat berasal dari pendapat, persepsi, atau pengamatan yang relatif subjektif, tetapi mereka masih harus diukur atau dioperasikan secara konsisten.

Dalam penelitian, teori dan variabel sering kali bekerja bersama. Teori memberikan landasan konseptual untuk penelitian dan membantu merumuskan pertanyaan penelitian, hipotesis, dan kerangka analisis. Variabel digunakan untuk mengukur dan mengamati fenomena yang sesuai dengan teori tersebut. Dengan kata lain, variabel digunakan untuk menguji asumsi atau pernyataan yang berasal dari teori.

beberapa cara bagaimana karakteristik teori dan karakteristik variabel terkait dalam penelitian:

  1. Teori Mendorong Identifikasi Variabel:
    • Teori memberikan dasar konseptual untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang relevan dalam penelitian. Teori membantu peneliti memahami hubungan konseptual antara variabel-variabel yang harus diteliti.
  2. Teori Membentuk Hipotesis:
    • Berdasarkan teori, peneliti dapat merumuskan hipotesis yang mengaitkan variabel-variabel yang dipilih. Hipotesis adalah pernyataan yang mengungkapkan hubungan yang diharapkan antara variabel-variabel tersebut berdasarkan teori.
  3. Variabel Digunakan untuk Pengukuran:
    • Variabel digunakan untuk mengukur atau mengamati fenomena yang berkaitan dengan teori. Misalnya, jika teori menyatakan bahwa variabel X memengaruhi variabel Y, maka variabel X dan Y harus diukur atau diobservasi.
  4. Data Digunakan untuk Menguji Teori:
    • Setelah pengumpulan data, peneliti dapat menganalisis data untuk menguji apakah data yang diperoleh mendukung atau mengoreksi teori yang digunakan. Hasil analisis data dapat digunakan untuk mengonfirmasi atau menolak hipotesis yang berasal dari teori.
  5. Teori Dapat Dikembangkan atau Disesuaikan:
    • Hasil penelitian dapat digunakan untuk memperbaiki atau mengembangkan teori yang digunakan sebagai kerangka kerja awal. Jika hasil penelitian tidak mendukung teori yang ada, peneliti mungkin perlu memodifikasi teori tersebut.
  6. Variabel Menjelaskan Hubungan Konseptual:
    • Variabel-variabel dalam penelitian mewakili konsep-konsep yang didefinisikan dalam teori. Mereka membantu menjelaskan hubungan konseptual yang diajukan oleh teori tersebut dalam konteks data yang dikumpulkan.

Dengan demikian, karakteristik teori dan karakteristik variabel dalam penelitian bekerja bersama untuk memahami, menjelaskan, dan menguji fenomena yang diteliti. Teori memberikan landasan konseptual, sementara variabel menggambarkan elemen-elemen konkret yang digunakan untuk mengumpulkan data dan menguji hubungan konseptual yang diajukan oleh teori.

Buku:

  1. Judul: “The Structure of Scientific Revolutions” Penulis: Thomas S. Kuhn Tahun: 1962 Penerbit: University of Chicago Press Keterangan: Buku ini membahas teori-teori ilmiah dan perkembangan paradigma dalam ilmu pengetahuan. Kuhn memperkenalkan konsep “perubahan paradigma” yang signifikan dalam pemahaman teori ilmiah.
  2. Judul: “A Social History of Truth: Civility and Science in Seventeenth-Century England” Penulis: Steven Shapin Tahun: 1994 Penerbit: University of Chicago Press Keterangan: Buku ini mengulas bagaimana teori dan konsep kebenaran ilmiah berkembang selama abad ke-17, terutama dalam konteks sejarah sosial dan budaya.

Artikel:

  1. Judul: “The Strength of Weak Ties” Penulis: Mark S. Granovetter Tahun: 1973 Jurnal: American Journal of Sociology Keterangan: Artikel ini membahas teori “kekuatan ikatan lemah” dalam jaringan sosial dan bagaimana hubungan sosial yang lemah dapat memiliki dampak besar dalam perpindahan informasi dan sumber daya.
  2. Judul: “Toward a Theory of Motivation for the Crowdsourced Workplace” Penulis: Daren C. Brabham Tahun: 2013 Jurnal: New Media & Society Keterangan: Artikel ini membahas teori motivasi di tempat kerja berbasis “crowdsourcing,” yang merupakan konsep terbaru dalam manajemen sumber daya manusia.

Beberapa Tulisan Ilmiah dari Penulis :

Purba, Y., Prayudi, A., & Syahriandi, S. (n.d.). Pengaruh Manajmen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018 – 2021. Retrieved from https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/20180

Siregar, N. S. S., Prayudi, A., Sari, W. P., Rosalina, D., & Pratama, I. (n.d.). The role of social media literacy for micro small medium enterprises (MSMEs) and innovation in Developing Tourism Village in Indonesia. Retrieved from https://socialspacejournal.eu/menu-script/index.php/ssj/article/view/220

Prayudi, A., Zega, Y., & Nasution, I. (2023). Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Indonesia Abadi Jaya. Jurnal Sains Dan Teknologi5(1), 37-43. Retrieved from https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/sai

Sari, W., & Prayudi, A. (2023). Can Competitive Intensity Act a Bridge between Institutional Pressures and Corporate Financial Performance in Indonesia’s Footwear Industry? A Structural Equation Modelling Approach. Transnational Marketing Journal11(1), 199-212. Retrieved from http://transnationalmarket.com/menu-script/index.php/transnational/article/view/323

Pengaruh Kepemimpinan tranformasional, budaya organiasi, kopentensi karyawan terhadap loyalitas karyawan di Badan Usaha Milik Daerah – repo unpas. (2023). Retrieved 27 August 2023, from http://repository.unpas.ac.id/62662/

Pratiwi, H., PRAYUDI, A., SINAGA, K., MAHYUDANIL, M., & ADITI, B. (2022). PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. HERFINTA FARM AND PLANTATION. Journal Of Global Business And Management Review4(2), 72. doi: 10.37253/jgbmr.v4i2.7268

Ahmad Prayudi, & Imas Komariyah. (2023). THE IMPACT OF WORK MOTIVATION, WORK ENVIRONMENT, AND CAREER DEVELOPMENT ON EMPLOYEE JOB SATISFACTION. Jurnal Visi Manajemen9(1), 100-112. doi: 10.56910/jvm.v9i1.268

Pratiwi, H., Mendrofa, S., Zega, Y., Prayudi, A., & Sulaiman, F. (2022). Budaya Organisasi Dan Stress Kerja: Pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT. Herfinta Farm And Plantation. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(2), 505-511. doi: 10.47065/ekuitas.v4i2.2592

Amelia, W., Prayudi, A., Khairunnisak, K., Pratama, I., & Febrizaldy, F. (2022). Edukasi Warga Desa Sembahe Baru Dalam Rangka Peningkatan Penghasilan Melalui Ekonomi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik. Pelita Masyarakat4(1), 92-100. doi: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i1.7378

Sinaga, R., Sinaga, K., Prayudi, A., Pratiwi, H., & Sulaiman, F. (2022). Kepuasan Pelanggan sebagai Faktor Kualitas Pelayanan PT. Mada Graha Nagata dengan Multi Attribute Attitude Model. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS)4(1), 198-202. doi: 10.47065/ekuitas.v4i1.2086

Chairunnisa, S., & Prayudi, A. (2022). Pengaruh Fluktuasi Kurs Mata Uang terhadap Harga Saham Pt. Bank Central Asia, Tbk di Indonesia. Economics, Business And Management Science Journal2(2), 108-116. doi: 10.34007/ebmsj.v2i2.293

Prayudi, A. (2022). ANALISIS PENGARUH PENGGAJIAN, FASILITAS KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA BINJAI. JURNAL MANAJEMEN8(1), 17-30. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/154

Gea, N., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 146-152. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.456

Ritonga, S., Effendi, I., & Prayudi, A. (2021). Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Consumer Goods di BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)2(2), 86-95. doi: 10.31289/jimbi.v2i1.383

Prayudi, A. (2021). KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA MEDAN. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX4(2), 75-84. Retrieved from https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/article/view/1109

Latief, A., Ramadansyah, J., Wijoyo, H., Prayudi, A., & Putra, R. (2021). The Influence of Work Motivation and Organizational Culture to Employee Performance. Retrieved 27 August 2023, from https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3926924

Sinaga, I., Lubis, A., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH INTERNET FINANCIAL REPORTING (IFR) DAN TINGKAT PENGUNGKAPAN INFORMASI WEBSITE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.394

Br Lubis, H., Effendi, I., & Prayudi, A. (2020). PENGARUH TINGKAT MODAL KERJA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF & KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014 – 2018. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(2). doi: 10.31289/jimbi.v1i2.396

Brahamana, N., & Prayudi, A. (2020). Analisis Profitabilitas Dalam Pemberian Kredit Pada Koperasi Kredit Unam Berastagi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBI)1(1), 131-140. Retrieved from https://mail.jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jimbi/article/view/376

Prayudi, A. (2020). PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KARYAWAN PD. PEMBANGUNAN KOTA BINJAI). JURNAL MANAJEMEN1(2), 63-72. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/128

Prayudi, A., & Tanjung, M. (2018). ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT. RIA BUSANA MEDAN. JURNAL MANAJEMEN4(2), 126-130. Retrieved from http://www.ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/33

Prayudi, A. (2017). PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG MEDAN. JURNAL MANAJEMEN3(2), 20-27. Retrieved from http://ejournal.lmiimedan.net/index.php/jm/article/view/10

Prayudi, A., & Ilhammi, N. (2015). ANALISIS RASIO UTANG ATAS MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi1(2). Retrieved from https://www.ojs.uma.ac.id/index.php/jurnalakundanbisnis/article/view/1723

Komariyah, I., Prayudi, A., Edison, E., & Laelawati, K. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE AND COMPETENCE WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT IN EMPLOYEES OF BUMD BINJAI, NORTH SUMATRA. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen16(2), 210-218. doi: 10.23969/jrbm.v16i2.7572

https://scholar.google.co.id/citations?user=7Lb6gbUAAAAJ&hl=id&authuser=2